Kamis, 22 Oktober 2026

Dandim 0727/Karanganyar Hadiri Pelepasan Atlet dan Pelatih Pekan Olahraga XVII Jawa Tengah 2026

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., menghadiri acara pelepasan atlet dan pelatih Kabupaten Karanganyar yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga XVII Provinsi Jawa Tengah Semarang Raya 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo RM Said, Kabupaten Karanganyar, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan pelepasan ini menjadi bentuk dukungan dan motivasi bagi para atlet serta pelatih yang akan membawa nama Kabupaten Karanganyar dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kehadiran Dandim 0727/Karanganyar merupakan wujud dukungan TNI terhadap pembinaan olahraga daerah sekaligus mendorong para atlet untuk berjuang secara maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengharumkan nama Kabupaten Karanganyar.

Melalui keikutsertaan dalam Pekan Olahraga XVII Provinsi Jawa Tengah Semarang Raya 2026, diharapkan para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah.(Pen27)
Uploaded Image

Patroli Rutin, Babinsa Pablengan Ajak Warga Aktifkan Siskamling Jaga Keamanan Lingkungan

KARANGANYAR — Rabu (21/10/2026), Sertu Prapto, anggota Koramil 07/Matesih, melaksanakan patroli rutin di wilayah desa binaan, tepatnya di Dusun Palang, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Prapto mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama pada malam hari. Ia juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Menurutnya, pelaksanaan ronda malam secara rutin dan bergiliran merupakan salah satu upaya untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus menumbuhkan kepedulian antarwarga.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak warga untuk tetap waspada dan aktif melaksanakan Siskamling agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Sertu Prapto.

Melalui patroli rutin tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) semakin meningkat. Sinergi antara TNI dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga demi mewujudkan lingkungan Desa Pablengan yang aman dan tenteram.(Pen27)

Dandim 0727/Karanganyar Serahkan Secara Simbolis Pembangunan Sumur Bor dan Instalasi Air Bersih

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., menyerahkan secara simbolis pembangunan sumur bor dan instalasi air bersih melalui sinergi Kodim 0727/Karanganyar bersama BAZNAS Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Kepuh, Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Kamis (15/10/2026).

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun, ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama saat musim kemarau.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Kodim 0727/Karanganyar bersama BAZNAS Kabupaten Karanganyar bersinergi mewujudkan kepedulian nyata melalui Program Bakti TNI AD untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor di Dusun Kepuh, Desa Ngepungsari, merupakan wujud nyata kehadiran TNI bersama lembaga zakat di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan warga mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Atas nama keluarga besar Kodim 0727/Karanganyar, Dandim juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karanganyar dan seluruh pihak yang telah bekerja sama serta bergotong royong mendukung terlaksananya program tersebut.

“Kepada warga masyarakat Dusun Kepuh, saya berpesan agar fasilitas sumur bor dan instalasi air bersih ini nantinya dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama secara bijak. Semoga fasilitas ini memberikan manfaat jangka panjang serta membawa berkah bagi kesejahteraan masyarakat Desa Ngepungsari,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Dandim secara simbolis menyerahkan pembangunan fasilitas sumur bor dan instalasi air bersih tersebut agar dapat segera dimulai pengerjaannya secara gotong royong oleh masyarakat.

“Dengan memohon rida Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan fasilitas sumur bor dan instalasi air bersih di Dusun Kepuh, Desa Ngepungsari, secara resmi dapat dimulai. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Dandim.(Pen27)
Uploaded Image

Rabu, 21 Oktober 2026

Karhutla Gunung Lawu Hari Ketujuh, Luas Terbakar Capai 500 Hektare

KARANGANYAR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan RPH Blumbang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, memasuki hari ketujuh, Rabu (21/10/2026). Berdasarkan pemantauan drone Kantor SAR wilayah Surakarta, terdeteksi sembilan titik api dengan luas area terbakar diperkirakan mencapai 500 hektare.

Tim gabungan terus melakukan pemadaman secara manual dan melalui dukungan helikopter water bombing. Sebanyak tujuh kali penyiraman air dari udara telah dilakukan, tetapi operasi dihentikan sementara akibat kabut tebal, asap, dan angin kencang yang membahayakan penerbangan.

Personel gabungan juga membuat sekat bakar sepanjang kurang lebih 800 meter dari Pos I Cemara Kandang hingga Pentongan untuk mencegah api meluas ke kawasan lain dan mendekati permukiman warga.

Hingga pukul 17.00 WIB, api masih menyala dan menjalar ke arah Segoro Gunung, Tambak, Mapak, Pentongan, serta Babadan. Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan pemadaman dengan mengutamakan keselamatan personel.

Status siaga darurat tetap dilanjutkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran dan melindungi masyarakat di sekitar kawasan terdampak.(Pen27)

Selasa, 20 Oktober 2026

Kodim 0727/Karanganyar Bersama BAZNAS Serahkan Bantuan Rehabilitasi RTLH

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., menghadiri kegiatan penyerahan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Karya Bakti TNI AD yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Karangbangun, Kecamatan Jumapolo, Kamis (15/10/2026).

Dalam sambutannya, Dandim 0727/Karanganyar menyampaikan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan wujud nyata sinergi, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini menjadi bukti kolaborasi antara Kodim 0727/Karanganyar dan BAZNAS Kabupaten Karanganyar dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.

“Penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektoral yang kuat. Melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar, serta didukung tenaga, semangat, dan pengabdian prajurit Kodim 0727/Karanganyar di lapangan, kita berupaya mewujudkan harapan masyarakat untuk memiliki rumah yang aman, sehat, dan layak huni,” ungkap Dandim.

Dandim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Karanganyar atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Gotong royong yang ditunjukkan oleh jajaran BAZNAS, prajurit TNI, pemerintah desa, dan seluruh warga dalam menyukseskan rehabilitasi rumah ini merupakan modal sosial yang sangat berharga. Tidak ada persoalan yang tidak bisa kita urai apabila kita mau bergerak bersama-sama,” ujarnya.

Kepada keluarga penerima manfaat, Dandim berharap bantuan rehabilitasi tersebut dapat membawa berkah serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni rumah. Ia juga berpesan agar rumah yang telah direhabilitasi nantinya dirawat dan dijaga dengan baik, serta menjadi tempat tumbuhnya kebahagiaan dan ketakwaan keluarga.

Lebih lanjut, Dandim berharap kerja sama antara Kodim 0727/Karanganyar dan BAZNAS Kabupaten Karanganyar dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Akhir kata, semoga kerja sama erat antara Kodim 0727/Karanganyar dan BAZNAS Kabupaten Karanganyar tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan lainnya demi terwujudnya Bumi Intanpari yang tenang, teduh, rapi, dan aman,” pungkasnya.(Pen27)
Uploaded Image

Senin, 19 Oktober 2026

Patroli dan Komsos, Babinsa Harjosari Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan melalui Poskamling

KARANGANYAR — Minggu (18/10/2026), Sertu Wardoyo, Babinsa Desa Harjosari Koramil 06/Karangpandan, melaksanakan patroli wilayah yang dilanjutkan dengan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga yang sedang melaksanakan penjagaan di Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) Dusun Bakalan RT 02/RW 04, Desa Harjosari, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Wardoyo mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan Poskamling yang telah dijadwalkan secara bergiliran.

Menurutnya, keaktifan warga dalam melaksanakan ronda malam merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kewaspadaan serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk aktif mengikuti jadwal Poskamling secara bergantian dan meningkatkan kepedulian terhadap situasi di lingkungan sekitar,” ujar Sertu Wardoyo.

Melalui patroli dan Komsos tersebut, Babinsa berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Dengan partisipasi aktif warga, diharapkan Desa Harjosari tetap aman, tertib, dan kondusif.(Pen27)
Uploaded Image

Karhutla Gunung Lawu Meluas hingga 140 Hektare, Helikopter Dikerahkan untuk Pemadaman dari Udara

KARANGANYAR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan RPH Blumbang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, terus mengalami perkembangan. Hingga Senin (19/10/2026) pukul 16.00 WIB, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 140 hektare. Kobaran api masih dalam proses pemadaman dan sejumlah titik api dilaporkan membesar akibat tiupan angin kencang.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, personel gabungan dari Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, BPBD, serta unsur terkait lainnya terus melakukan upaya pemadaman dan penyekatan agar api tidak merambat ke petak hutan lainnya.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan pada pukul 07.30 WIB yang dipimpin oleh Dandim 0727/Karanganyar, Kapolres Karanganyar, dan Kepala BPBD. Selanjutnya, pada pukul 08.15 WIB, personel bergerak menuju titik kebakaran untuk melaksanakan penyekatan atau pembuatan ilaran sebagai upaya memutus rambatan api.

Kebakaran berdampak pada kawasan hutan pinus di petak 28, 32, dan 62c, serta vegetasi berupa rumput alang-alang dan tanaman pinus. Kondisi cuaca yang panas, angin dengan kecepatan sekitar 5–7 knot, serta belum turunnya hujan menjadi faktor yang menyulitkan proses pemadaman.

Selain itu, api menyebar ke beberapa titik, termasuk area jurang dengan medan terjal dan curam. Banyaknya rumput, daun, serta ranting kering juga menyebabkan api mudah menjalar. Bahkan, bara api dari area yang sebelumnya tampak padam berpotensi menyala kembali ketika tertiup angin.

Kendala lainnya adalah keterbatasan akses kendaraan menuju lokasi kebakaran dan jauhnya sumber air. Rencana pelaksanaan water bombing pada pukul 10.42 WIB sempat tidak dapat dilaksanakan karena kondisi angin kencang dan kabut tebal yang mengganggu penerbangan.

Namun, dalam upaya mempercepat penanganan, dukungan pemadaman dari udara disiapkan menggunakan dua helikopter jenis Super Puma. Helikopter pertama merupakan NAS-322-C1 dari Lanud Bogor, sedangkan helikopter kedua adalah MI-17V5 dari Penerbad Semarang, dengan kapasitas angkut air sekitar 2.000 liter.

Dua alternatif sumber air yang disiapkan untuk mendukung operasi water bombing berada di Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, dan Waduk Jlantah, Kecamatan Jatiyoso. Titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat dipetakan untuk menentukan sasaran penyiraman dari udara.

Sementara itu, tim reaksi cepat (TRC) tetap bergerak menuju lokasi untuk menyusuri area terdampak, memantau sisa-sisa api, serta melakukan pemadaman manual pada titik yang dapat dijangkau. Penyekatan terus dilakukan untuk mencegah rambatan api meluas ke kawasan hutan lainnya.

Kodim 0727/Karanganyar bersama seluruh unsur gabungan terus bersinergi dalam penanganan karhutla dengan mengutamakan keselamatan personel. Pemantauan perkembangan api dan kondisi cuaca juga terus dilakukan guna mendukung penentuan langkah penanganan yang tepat.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan kering.(Pen27)
Uploaded Image

Minggu, 18 Oktober 2026

Dandim 0727/Karanganyar Pimpin Apel Gabungan, Wabup dan Kapolres Tekankan Keselamatan Personel dalam Penanganan Karhutla

KARANGANYAR — Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., bertindak sebagai pimpinan apel gabungan dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan RPH Blumbang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10/2026).

Apel gabungan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.45 WIB di Pos Pendakian Cemara Kandang tersebut diikuti sekitar 160 personel dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan instansi terkait. Kegiatan ini bertujuan mengoordinasikan kesiapan personel sekaligus menentukan langkah pemantauan dan penanganan penyebaran api.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel TNI-Polri, tim SAR gabungan, BPBD, dan relawan yang telah bekerja dalam penanganan karhutla.

Wakil Bupati menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas bagi setiap Search and Rescue Unit (SRU). Setiap regu diminta memahami tanggung jawab dan jalur pergerakannya serta tetap bersama rombongan selama menjalankan tugas. Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel juga diharapkan berdoa agar kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan.

Sementara itu, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut difokuskan untuk mengecek perkembangan penyebaran api dan mengetahui kondisi terkini di lapangan. Informasi yang diperoleh akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Dandim juga mengingatkan agar seluruh personel tidak menganggap kebakaran hutan sebagai kejadian rutin tahunan di wilayah Tawangmangu. Kejadian ini harus menjadi evaluasi bersama agar kebakaran serupa dapat dicegah pada masa mendatang.

Ia menegaskan pentingnya mengutamakan keselamatan, baik personel maupun materiil, sehingga seluruh rangkaian tugas dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penanganan karhutla telah memasuki hari ketiga. Upaya pemadaman masih dilakukan secara manual melalui metode gepyok dan pembuatan ilaran untuk memutus rambatan api.

Kapolres menekankan bahwa keselamatan personel harus menjadi prioritas utama. Setiap regu diminta mendata jumlah anggota sebelum berangkat, selama berada di lokasi, hingga kembali ke posko. Seluruh personel juga diwajibkan membawa alat komunikasi dan terus berkoordinasi untuk melaporkan perkembangan situasi.

Selain itu, pengecekan kesehatan harus dilakukan sebelum personel bertugas. Petugas yang mengalami gangguan kesehatan diminta tidak memaksakan diri. Kapolres juga menyampaikan rencana dukungan helikopter water bombing dari Polda untuk membantu pemadaman dari udara, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber air yang memadai.

Berdasarkan laporan saat apel berlangsung, luas kawasan hutan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare. Hingga saat itu, api masih belum berhasil dikendalikan sehingga pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui titik api tambahan dan menentukan lokasi penyekatan guna mencegah rambatan api semakin meluas.

Apel gabungan ini menjadi bagian penting dari koordinasi lintas instansi dalam penanganan karhutla di wilayah Tawangmangu. Melalui sinergi seluruh unsur, diharapkan upaya pemadaman dapat berjalan lebih efektif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan perlindungan kawasan hutan.(Pen27)
Uploaded Image

Kodim 0727/Karanganyar Hadiri Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., yang diwakili Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Cba Kurdi, menghadiri kegiatan Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Karanganyar, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pemangku kepentingan desa mengenai pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengelolaan dana desa yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dana desa dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Kehadiran perwakilan Kodim 0727/Karanganyar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, bersih, dan bertanggung jawab.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karanganyar.(Pen27)
Uploaded Image

Karhutla RPH Blumbang Tawangmangu Meluas hingga 120 Hektare, Personel Gabungan Terus Lakukan Pemadaman

KARANGANYAR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Blumbang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, memasuki hari ketiga pada Sabtu (17/10/2026). Hingga pukul 16.00 WIB, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 120 hektare dan api masih belum berhasil dikendalikan.

Dalam upaya penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 187 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Kodim 0727/Karanganyar, Yonif TP 450/Karanganyar, Polres, BPBD, relawan, masyarakat, Perhutani, dan Basarnas. Seluruh unsur bersinergi untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas ke area hutan lainnya.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, sejumlah sarana dan prasarana juga dikerahkan, meliputi 156 buah sabit/parang, empat unit mobil pemadam kebakaran, lima unit truk, empat unit kendaraan Strada, lima buah sprayer/jet shooter, 109 unit sepeda motor, serta 11 unit ambulans.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, hingga laporan diterima, kobaran api masih menyala dan proses pemadaman terus berlangsung. Kondisi medan serta luasnya area terdampak menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Kodim 0727/Karanganyar bersama seluruh unsur terkait terus bersinergi dalam upaya penanggulangan karhutla dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta mencegah meluasnya kebakaran.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan. Kerja sama seluruh pihak diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.(Pen27)
Uploaded Image

Jumat, 16 Oktober 2026

Karhutla di RPH Blumbang Tawangmangu Meluas hingga 25 Hektare, Ratusan Personel Dikerahkan

KARANGANYAR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan RPH Blumbang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Hingga Jumat (16/10/2026) pukul 15.00 WIB, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 25 hektare dan api masih belum berhasil dikendalikan.

Dalam upaya penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 222 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari BASARNAS, BPBD, Koramil, Polsek, Polres, Yonif TP, Perhutani, Tahura, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), relawan, dan masyarakat.

Selain personel, upaya pemadaman didukung dengan pengerahan 222 alat berupa sabit dan parang, lima unit sprayer/jet shooter, serta 30 unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas petugas di lapangan.

Namun, kondisi api yang semakin membesar menyebabkan upaya pemadaman pada Jumat sore tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Kebakaran masih berlangsung dan penanganan akan dilanjutkan dengan strategi pemantauan serta penyekatan agar api tidak semakin meluas.

Rencana penanganan pada Sabtu (17/10/2026) meliputi pemantauan kondisi kebakaran dari Pos Cemoro Kandang serta penyekatan api melalui jalur pendakian Tambak, wilayah Ngargoyoso.

Sinergi seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat mendukung pengendalian kebakaran, mencegah meluasnya area terdampak, serta menjaga keselamatan personel dan masyarakat di sekitar kawasan hutan.(Pen27)
Uploaded Image

Babinsa Gentungan Ajak Warga Aktifkan Kembali Siskamling

KARANGANYAR — Kamis (15/10/2026), Serka Mujianto, anggota Koramil 05/Mojogedang yang bertugas sebagai Babinsa, melaksanakan kegiatan sambang Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Dusun Pucung RT 01/RW 03, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Mujianto mengimbau warga agar kembali mengaktifkan kegiatan Poskamling di seluruh dusun di wilayah Desa Gentungan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.

Babinsa menekankan pentingnya keaktifan warga dalam melaksanakan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), termasuk menjalankan ronda malam dan patroli keliling secara rutin sesuai jadwal yang telah disepakati bersama.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dapat membantu mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak dini. Selain itu, kegiatan ronda juga dapat mempererat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

“Keamanan dan kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh warga Desa Gentungan untuk menghidupkan kembali Poskamling dan melaksanakan ronda malam secara rutin serta bergiliran,” ujar Serka Mujianto.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga tercipta wilayah Desa Gentungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Pen27)
Uploaded Image

Kamis, 15 Oktober 2026

Karhutla di RPH Blumbang Tawangmangu, Personel Gabungan Bersama Warga Berupaya Padamkan Api

KARANGANYAR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (15/10/2026). Kebakaran tersebut terpantau sekitar pukul 11.00 WIB dengan satu titik api.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan bersama masyarakat dan relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya penanganan kebakaran. Unsur yang terlibat terdiri dari dua personel Koramil, dua personel Polsek, 20 anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), 12 relawan, serta 14 orang masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, luas area yang terbakar masih belum dapat ditaksir. Sementara itu, kobaran api dilaporkan masih menyala dan belum berhasil dikendalikan.

Personel gabungan bersama masyarakat terus berupaya melakukan penanganan di lokasi guna mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke area hutan di sekitarnya.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan hutan yang rawan kebakaran.

Sinergi antara aparat, relawan, LMDH, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya penanganan karhutla sehingga kebakaran segera terkendali dan tidak meluas.(Pen27)
Uploaded Image