Minggu, 22 Maret 2026

Kesaksian Warga di Balik Hadirnya Jembatan Sungai Tuntang

KARANGANYAR|Grobogan — "Kini Tak Perlu Lagi Memutar", Kesaksian Warga di Balik Hadirnya Jembatan Sungai Tuntang. Pagi itu, suasana di tepian Sungai Tuntang, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, terasa berbeda. Warga dari Desa Ngombak dan Desa Kentengsari berkumpul menyaksikan sebuah momen yang telah lama mereka tunggu. Di hadapan mereka kini berdiri sebuah jembatan gantung yang kokoh, membentang di atas aliran Sungai Tuntang yang selama ini memisahkan kehidupan dua desa.

Bagi sebagian orang, jembatan sepanjang sekitar 80 meter itu mungkin hanya terlihat sebagai sarana penghubung biasa. Namun bagi warga di dua desa tersebut, jembatan itu adalah jawaban atas penantian panjang yang telah berlangsung puluhan tahun.

Sekretaris Desa Kentengsari, Wartoyo, mengaku masih sulit menyembunyikan rasa harunya ketika melihat jembatan itu akhirnya berdiri. Selama ini, Sungai Tuntang menjadi penghalang utama mobilitas warga, terutama ketika musim hujan tiba.

"Terima kasih telah dibangun jembatan ini. Warga sudah berpuluh-puluh tahun menunggu adanya jembatan ini," kata Wartoyo dengan nada penuh syukur.

Ia mengenang bagaimana dahulu masyarakat harus berjuang untuk sekadar menyeberangi sungai. Warga pernah membuat rakit sederhana yang ditarik secara manual menggunakan tali dari dua sisi sungai. Namun cara itu tetap penuh risiko dan tidak selalu bisa digunakan.

Sebelumnya warga pernah memakai rakit yang ditarik manual untuk menyeberangi. Apabila arus sungai deras, rakit tidak bisa dipakai. Sekarang dengan adanya jembatan ini akses warga jadi jauh lebih mudah.

"Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar sini," ungkap Wartoyo.

Cerita serupa disampaikan Daryanto warga Kentengsari, salah seorang warga yang telah lama tinggal di kawasan tersebut. Ia menuturkan bahwa sebelum jembatan dibangun, wilayah itu seperti terisolasi oleh Sungai Tuntang.

"Sudah berpuluh-puluh tahun daerah ini seperti terisolir. Dulu ada perahu penyeberangan manual, tapi sudah hanyut terbawa arus," ungkapnya.

Akibat tidak adanya jembatan, warga yang ingin menuju Desa Ngombak atau sebaliknya harus memutar jauh melalui Kecamatan Kedungjati. Perjalanan yang sebenarnya dekat itu berubah menjadi rute panjang yang melelahkan.

Daryanto mengungkapkan bila lewat Kedungjati jaraknya bisa sampai sekitar 12 kilometer. Perjalanan bisa 20 menit lebih hanya untuk sampai ke Ngombak. Kini bisa ditempuh hanya sekitar 5 menit.

Kondisi tersebut juga dirasakan oleh anak-anak sekolah. Setiap hari mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh karena tidak adanya jalur langsung yang menghubungkan dua desa.

"Sekarang anak-anak sekolah bisa lewat sini, tidak perlu mutar jauh lagi ke Kedungjati," lanjutnya.

Keberadaan jembatan tersebut kini menjadi harapan baru bagi masyarakat. Selain memudahkan akses pendidikan, jembatan juga mempercepat aktivitas para petani yang selama ini harus memutar jauh untuk menuju lahan pertanian mereka.

Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat untuk membantu membuka akses wilayah yang terisolasi. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, program tersebut diwujudkan melalui pembangunan 39 jembatan yang tersebar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari jumlah tersebut, 13 jembatan telah selesai dibangun, sementara 26 jembatan lainnya masih dalam proses pengerjaan oleh prajurit TNI bersama masyarakat. Pembangunan jembatan tersebut terdiri dari 20 jembatan Armco, 17 jembatan gantung, serta dua jembatan Bailey di berbagai wilayah Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Launching program pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan secara serentak oleh Kasad di berbagai daerah. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. dari lokasi Jembatan Gantung Sungai Tuntang di Desa Ngombak.

Kini, jembatan yang menghubungkan Desa Ngombak dan Desa Kentengsari itu tidak hanya memperpendek jarak, tetapi juga membuka peluang baru bagi kehidupan masyarakat. Sedikitnya 1.073 kepala keluarga atau sekitar 6.418 jiwa kini merasakan manfaat dari hadirnya akses penghubung tersebut.

Bagi warga, jembatan itu bukan sekadar bangunan yang melintang di atas sungai. Ia adalah jalan baru menuju sekolah, ladang, pasar, dan masa depan yang lebih baik—sebuah penghubung harapan yang akhirnya hadir setelah penantian panjang selama puluhan tahun. (Pendam IV/Diponegoro)

Sertu Sutarno Laksanakan Apel Pengecekan di Pos Pam Exit Tol Kebakkramat

KARANGANYAR — Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan pengamanan arus mudik Lebaran, Sertu Sutarno anggota Koramil 03/Kebakkramat melaksanakan apel pengecekan di Pos Pengamanan Exit Tol Kebakkramat, Sabtu (21/03/2026).

Kegiatan apel tersebut diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait yang tergabung dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta memastikan sinergitas antar instansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sertu Sutarno menyampaikan bahwa keberadaan Pos Pam sangat penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kebakkramat.

"Melalui apel pengecekan ini, kita pastikan seluruh personel siap siaga, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Dengan adanya Pos Pengamanan di Exit Tol Kebakkramat, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.(Pen27)

Bersama Forkopimda Dandim 0727/Karanganyar Melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Madaniyah

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., bersama Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Sabtu (21/03/2026).

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat. Suasana kekeluargaan tampak kental saat seluruh jamaah memenuhi area dalam masjid hingga halaman.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman sebagai wujud mempererat tali silaturahmi antara Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0727/Karanganyar menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa, khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar.

"Melalui momentum Idul Fitri ini, mari kita tingkatkan kebersamaan, persatuan, serta kepedulian terhadap sesama guna menjaga kondusifitas wilayah," ujar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K.

Kegiatan ini juga menjadi simbol sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta keamanan wilayah Karanganyar.(Pen27)

Dandim 0727/Karanganyar Takbiran Bersama Forkopimda di Masjid Agung Madaniyah

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., bersama Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan kegiatan takbiran bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 H, bertempat di Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Jumat (20/03/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karanganyar H. Robert Cristanto, S.E., M.M., Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., Ketua Pengadilan Agama Karanganyar Mohammad Anton Dwi Putra, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si., Kapolres Karanganyar yang diwakili Paur Subbag Binkar SDM Ipda Purwanto, S.H., M.H., serta Kabag Kesra Kabupaten Karanganyar Ali Kodri, S.S.T.P., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan takbiran bersama ini merupakan wujud kebersamaan dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

"Momentum Idul Fitri ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak TNI bersama Polri dan instansi terkait siap mendukung pengamanan selama perayaan Idul Fitri agar masyarakat dapat merayakan dengan aman dan nyaman.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta saling menghormati, sehingga suasana Idul Fitri di Kabupaten Karanganyar tetap kondusif," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar H. Robert Cristanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan malam kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.

"Malam ini kita isi dengan gema takbir, tahmid, dan tahlil sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta mempererat tali silaturahmi antar sesama," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang telah dilatih selama Ramadhan hendaknya terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah, Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin," tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan.

"Mari kita terus sesarengan mbangun Karanganyar menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan saat merayakan malam takbiran.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat, tetap menjaga ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi," pungkasnya.(Pen27)

Jumat, 20 Maret 2026

Apel Pos Pam Operasi Ketupat Candi 2026, Koramil 06/Karangpandan Bersinergi Amankan Arus Lebaran

KARANGANYAR — Dalam rangka mendukung pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, anggota Koramil 06/Karangpandan Serma Andreas dan Sertu Sartono melaksanakan kegiatan apel Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Candi 2026 bersama personel gabungan, bertempat di pertigaan Keprabon, Kecamatan Karangpandan, Jumat (20/03/2026).

Kegiatan apel tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran. Apel ini juga bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Karangpandan.

Dalam pelaksanaannya, personel Pos Pam disiagakan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam hal pengaturan lalu lintas maupun penanganan keadaan darurat.

Dengan adanya Pos Pam Operasi Ketupat Candi 2026 ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Karanganyar, khususnya di jalur-jalur utama mudik, dapat terjaga dengan aman, tertib, dan lancar.(Pen27)

Sinergitas TNI–Polri Amankan Pos Pam Lebaran di Stasiun Palur

KARANGANYAR — Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, Koptu Sarjuni, anggota Koramil 04/Jaten, melaksanakan tugas pengamanan di Pos Pengamanan (Pos Pam) Stasiun Palur, Kecamatan Jaten, pada Jumat (20/03/2026).

Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan bersama unsur Polri dan petugas terkait sebagai bentuk sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban arus mudik Lebaran. Kehadiran aparat di lokasi diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para penumpang serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Koptu Sarjuni menyampaikan bahwa pengamanan difokuskan pada kelancaran aktivitas penumpang, pengawasan situasi di area stasiun, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan kejadian darurat.

Dengan adanya Pos Pam ini, diharapkan masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api dapat merasa lebih tenang dan nyaman selama perjalanan mudik maupun balik Lebaran.(Pen27)

Kamis, 19 Maret 2026

Dandim Karanganyar Tinjau Pos Pam, Pastikan Mudik Aman dan Lancar

KARANGANYAR — Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., meninjau langsung Pos Pengamanan (Pos Pam) di wilayah Karanganyar, salah satunya di Pos Pam Ngargoyoso, Kamis (19/03/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel gabungan TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan relawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik.

Pos Pam dilengkapi fasilitas tempat istirahat, layanan kesehatan, serta dukungan ambulans guna mengantisipasi keadaan darurat. Hingga saat ini, arus lalu lintas terpantau masih lancar.

Dandim mengimbau pemudik untuk selalu mematuhi aturan, memastikan kondisi kendaraan, serta beristirahat di Pos Pam apabila lelah.

"TNI-Polri bersama instansi terkait siap memberikan pengamanan dan pelayanan demi kelancaran mudik Lebaran," tegasnya.(Pen27)

Rabu, 18 Maret 2026

Pemkab Karanganyar Bersama Forkopimda Tinjau Kesiapan Pos Pam Lebaran

KARANGANYAR — Sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) disiagakan di wilayah Kabupaten Karanganyar guna memastikan kesiapan pengamanan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 1447 H. Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan pemantauan Pos Pam Lebaran pada Senin (17/03/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., dan diikuti jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasdim Mayor Cba Hartono. Turut hadir pula Kapolres Karanganyar serta perwakilan pimpinan OPD.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan pengecekan di tiga titik Pos Pam, yaitu Pos Pam Alun-alun Karanganyar, Pos Pam Kebakkramat, serta Pos Pam Klodran, Colomadu.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan perayaan Lebaran tahun ini berjalan aman dan nyaman.

"Seluruh aparat bersama relawan telah disiagakan di berbagai pos pengamanan. Diharapkan mereka dapat membantu para pemudik maupun wisatawan dalam menjalankan aktivitasnya di Kabupaten Karanganyar," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menyambut para pemudik dengan sikap ramah dan penuh keramahan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Karanganyar untuk menjadi tuan rumah yang baik, sehingga para tamu yang datang merasa senang dan mendapatkan kesan yang baik selama berada di Karanganyar," imbuhnya.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, volume kendaraan yang keluar masuk wilayah Kabupaten Karanganyar mulai mengalami peningkatan. Namun demikian, arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar.

Kesiapan aparat dan relawan dalam memberikan pelayanan serta pengamanan bagi para pemudik terus dioptimalkan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.(Pen27)

Dandim 0727/Karanganyar Pimpin Upacara 17-an

KARANGANYAR — Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Bendera 17-an di lapangan Makodim 0727/Karanganyar, Selasa (17/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di musim hujan, serta optimalisasi penyerapan anggaran.

Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya disiplin prajurit, kesiapan operasi Satgas Pamtas RI–PNG, serta dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Menjelang Idul Fitri 1447 H, seluruh personel diimbau untuk menjaga keamanan, kehormatan diri, serta tetap siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan.(Pen27)

Selasa, 17 Maret 2026

Kedatangan Pemudik Gratis Disambut Hangat, Wujud Kepedulian Pemkab Karanganyar

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., bersama Forkopimda Karanganyar menghadiri kegiatan penerimaan kedatangan peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Senin (16/03/2026).

Kedatangan para pemudik disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran Forkopimda. Selain itu, para peserta mudik juga menerima bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang kembali ke kampung halaman dalam momentum bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0727/Karanganyar menyampaikan bahwa kegiatan mudik gratis ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya para perantau, agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, serta meringankan beban biaya perjalanan," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pemudik, Bapak Slamet (52), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar atas fasilitas yang diberikan.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Program ini sangat membantu kami untuk bisa pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga tanpa harus memikirkan biaya transportasi," tuturnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.(Pen27)

Penerimaan Pemudik Gratis, Dandim 0727/Karanganyar Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Warga

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr., Opsla., bersama Forkopimda Karanganyar menghadiri kegiatan penerimaan kedatangan peserta mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Senin (16/03/2026).

Kedatangan para pemudik disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran Forkopimda serta panitia penyelenggara. Tampak para pemudik yang baru tiba merasa lega dan bahagia setelah menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke kampung halaman dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0727/Karanganyar menyampaikan bahwa kegiatan mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, sekaligus upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik selama perjalanan.

"Kami bersama Forkopimda hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman," ujarnya.

Sementara itu, salah satu pemudik, Bapak Suyanto (45), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar atas fasilitas mudik gratis yang diberikan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Selain menghemat biaya, perjalanan juga terasa lebih aman dan nyaman. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan semua pihak yang telah memfasilitasi," tuturnya.

Kegiatan penerimaan pemudik ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, serta menjadi bentuk pelayanan nyata dalam menyambut momen Hari Raya Idul Fitri.(Pen27)

Babinsa Plosorejo Laksanakan Karya Bakti Bantu Warga Bangun Rabat Rumah

KARANGANYAR — Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Sertu Usman Kartawijaya, Babinsa Desa Plosorejo anggota Koramil 07/Matesih, melaksanakan kegiatan karya bakti bersama warga, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan membantu proses pembuatan rabat rumah milik Bapak Winarno yang berada di Dusun Gandu, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih. Terlihat Babinsa bersama warga bergotong royong mengerjakan pekerjaan di sekitar rumah, mulai dari penyiapan material hingga perapian area bangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Usman juga memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dalam bekerja dan mencari nafkah, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat serta untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong di wilayah binaan," ujarnya.

Melalui kegiatan karya bakti ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan penuh kebersamaan.(Pen27)

Senin, 16 Maret 2026

Peringatan Nuzulul Qur’an, Kodim 0727/Karanganyar Perkuat Mental Prajurit Berlandaskan Nilai Tauhid

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., dalam hal ini diwakili oleh Kasdim Mayor Cba Hartono memimpin kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H / 2026 M yang dilaksanakan di Mushola Al-Ikhlas Makodim 0727/Karanganyar, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Ramadhan Membentuk Mental Prajurit TNI yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-nilai Tauhid untuk Indonesia Maju." Peringatan ini diikuti oleh para prajurit serta anggota Kodim 0727/Karanganyar sebagai bentuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim Mayor Cba Hartono menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an menjadi momentum penting bagi prajurit TNI untuk semakin memperkuat keimanan serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat pertahanan negara.

Ia juga menegaskan bahwa melalui kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat membentuk karakter prajurit yang memiliki mental kuat, disiplin, serta berpegang teguh pada nilai-nilai tauhid dalam rangka mendukung tugas TNI dan mewujudkan Indonesia yang maju.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan tausiyah serta doa bersama guna memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh prajurit serta masyarakat.(Pen27)